Thursday, September 10, 2009

Nishob Pintu Surga Dan Penghalangnya

Maha Kisah Isro'nya Nabi Besar Muhammad Rosulluoh SAW dari Masjidil Kharom Ke Masjidil Aqsho , serta Mi'roj-nya Dari Masjidil Aqsho Ke Shidrotul Muntaha memiliki sebuah analogi kamafhuman atas tujuan penciptaan manusia .

Perjalan Isro' dari Masjidil Kharom ke Masjidil Aqsho , dapat kita maknai sebagai sebuah hubungan horizontal yang wajib kita tunaikan sebagaimana di sebutkan sebagai Hablum Minan Nas , yaitu interaksi antar sesama makhluk di muka bumi ini .

Bagaimana di dalam bersosialisasi di kehidupan horizontal ini kita mampu memaknai dengan menebarkan manfaat dan kebaikan kepada diri kita , keluarga dan orang orang di sekitar kita .

Setelah melewati perjalan horizontal ini dengan sebaik baiknya , barulah kita akan mendapati fase selanjutnya yaitu hubungan vertikal yang tercermin sebagaimana dalam kisah Mi'roj Nabi Muhammad Rosulluoh SAW dari Masjidil Aqsho Ke Sidratul Muntaha .

Analogi dari hal tersebut adalah , setelah kita mampu melewati Hablum Minan Nash ini dengan baik , maka kita baru menginjak kepada hubungan vertikal yaitu Hablum Minalloh .

Tidak akan sempurna manusia yang belum mampu melewati fase horizontal dengan baik sehingga dia akan mendapatkan Nishob untuk mampu memaknai hubunan vertikal kita dengan Sang Maha ( ALLOH ) . Setiap hal akan memiliki nishob-nya sendiri sendiri sebagaimana nishobnya orang berzakat .

No comments:

Post a Comment

Mario Teguh's Notes

Labels