Cerita dan kisah akan selalu berulang , kapan masa dan waktu bergulir ... maka akan melahirkan sebuah analogi kisah baru .Bukanlah menjadi apa yang kita takutkan di depan sana , akan tetapi seperti apakah diri kita mampu untuk memahami analogi cerita ini sebagai sebuah tugas yang harus kita lakoni dengan penuh kebanggaan dan dedikasi yang tinggi .
Menjadi apapun tak cukup berarti , tetapi menjadi berarti adalah sebuah eksistensi ... meskipun menjadi berarti sesuai dengan tanggung jawab dan tour duty masing masing sebagai bentuk analogi cerita baru tersebut .
Melihat orang lain sangatlah mudah , akan tetapi melihat diri sendiri membutuhkan sebuah keberanian diri untuk menjadi referensi kehidupan atas sesuatu yang akan kita ukirkan di dalam goresan cerita di dalam kehidupan ini .
Sebuah respek atas mahakarya yang menjadi skenario akbar di dalam pentas kolosal di kehidupan nan fana ini .
" Man Arofa Nafsahu , Faqod Arofa Robbahu : Barang siapa mau untuk lebih mengenal dirinya , maka niscaya akan mampu melihat tanda tanda kebesaran Sang Pencipta-Nya "

No comments:
Post a Comment